Cerita Inspiratif

      Tidak seperti Cerita Gak Penting 1 maupun Cerita Gak Penting 2, pada cerita kali ini saya mungkin akan lebih mengarah pada perjuangan dan motivasi hidup, dimana cerita ini saya alami dan rasakan sendiri dalam kehidupan saya.
      Sejak kecil, saya bisa dibilang hanya orang yang biasa-biasa saja. Mungkin banyak orang sukses yang sudah tearah dengan benar-benar jelas tujuan masa depannya, tapi tidak dengan saya. Saya bisa dibilang masih bingung dengan tujuan masa depan saya. Banyak hal coba-coba (yang positif tapi ya) yang saya lakukan. Salah satu hal yang menurut saya cukup lucu dam aneh adalah saya dulu pernah mencoba ikut ekstrakulikuler Taekwondo saat SD. Tetapi, kalian semua tahu, hanya setahun saya mengikutinya (cuma sampe sabuk putih, wkwkwkwk). Padahal teman saya ada yang sudah ikut ujian dan berhasil dapat sabuk kuning, tetapi saya memutuskan untuk berhenti dan ikut ekstrakulikuler lain.
      Hingga SMP, saya banyak ikut berbagai ekstrakulikuler yang berbeda, mungkin hal tersebut kurang baik karena tidak mendalami satu hal yang saya sukai, tetapi itu juga merupakan pengalaman berharga di berbagai hal yang berbeda , sehingga nantinya saya bisa tahu bidang mana yang cocok dengan saya. Jika berbicara dengan bidang/hal yang ingin kita fokus untuk kuasai, maka menurut banyak motivator kita harus tahu apa "Passion". Dari tulisan-tulisan maupun film para motivator yang sudah saya baca dan tonton, "Passsion" merupakan hal yang kita cintai untuk dilakukan sehingga kita sangat senang ketika melakukan hal tersebut. Untuk mencapai kesuksesan, hal yang paling penting adalah carilah dulu apa "Passion" kita. Apa "Passion" saya, pasti banyak yang bertanya seperti itu, pertanyaan tersbut hanya bisa dijawab oleh diri kita sendiri. Saat ini saya sudah mulai menemukan "titik cerah" tentang apa Passion saya, mungkin masih belum terlalu pastim tapi setidaknya saya semakin mengarah ke sana.
      Selain Passion, ada banyak hal yang juga mendukung kesuksesan kita, salah satunya adalah rasa percaya diri. Saya adalah orang yang pendiam dan kurang percaya diri dari kecil. Padahal communication skill sangatlah diperlukan di dalam bidang apapun kita bekerja nantinya. Maka itu saya pun mulai melakukan perubahan dari sekarang. Saya berusaha untuk percaya diri dalam bergaul dan berinteraksi dengan sesama. Selain itu saya pernah baca, jika kita semakin banyak memiliki teman, maka kepercayaan diri kita akan semakin meningkat, saya pun terus berusaha memperbanyak teman.
       Lalu berhubungan dengan kata-kata Bambang Pamungkas : "If we stop trying, that means we are no better than a coward..", yang saya jadikan panduan hidup saya, suatu ketika saya bergabung dalam sebuah kegiatan yang bisa dibilang perlu tingkat kepercayaan diri yang cukup tinggi. Awalnya mungkin banyak kritikan dari yang lain, bahwa saya masih banyak yang kurang dan harus diperbaiki. Saya pun terus berusaha dan menjadikan kritik itu sebagai pembangun diri saya agar lebih baik lagi. Akhirnya saya pun berhasil menguasai hal tersebut dengan cukup baik.
Itu saja saya rasa cerita saya untuk saat ini, mungkin banyak lagi cerita yang akan saya ceritakan nantinya. Saya lebih mengarahkan cerita saya ke motivasi, karena cerita tentang cinta-cintaan menurut saya sudah cukup, saya menyadari ternyata banyak juga jomblo di luar sana, banyak juga yang belum pernah berpacaran sama sekali, semua itu saya yakin akan datang pada waktu yang tepat.
Semoga cerita saya ini bisa memotivasi kalian semua yang membacanya.

Free Web Hosting